Kelayakan Industri Pangan Nabati

  • Published on
    02-Jul-2015

  • View
    515

  • Download
    5

Transcript

  • 1. Laporan Responsi Hari/Tgl : Kamis, 12 September 2012Penyusunan Kelayakan Industri Pangan Dosen : Dwi Yuni AstatiJMP B P2Kelompok 1Dellina Iswahyuni Putri J3E111040Nurul Kartika J3E111091Virani Dwi One Nita J3E111110Elvina Larasati J3E111115Rizki Rhamadina HanujiJ3E111138SUPERVISOR JAMINAN MUTU PANGANPROGRAM DIPLOMA INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2012

2. Papa pia adalah salah satu produsen kue kering (pia) yang berlokasi di jalan dalurung 1no 16 Bantarjati- Bogor. Papa pia ini berdiri sejak tahun 2008 , namun baru berkembang sekitarawal 2009. Berawal dari kecelakaan hebat menimpa Bayu Reza pada dini hari sepulang bekerja,karena mengalami patah tulang, kondisi tersebut mengharuskannya untuk istirahat dari berbagaiaktifitas selama hampir setahun. Situasi tersebut otomatis membuat Suami dari Silmy Untsa danAyah dari: Diva ARP, Najwa FRP, dan Satria ARP itu pun tidak dapat bekerja sepertisebelumnya sehingga Silmy Untsa mengambil alih tugas bayu. Sebelumnya mas bayu inimerupakan salah satu pekerja di jakarta dimana ia harus pulang pergi jakarta bogor setiapharinya, Bulan demi bulan gaji mas bayu habis terpotong oleh perusahaan, akhirnya sang istriberfikir bagaimana caranya untuk membiayai anaknya dan juga untuk makan sehari-hari. Istrimas bayu pun terfikir untuk membuat pia resep dari mertuanya. Memang saya tidak pernah mauuntuk membuat pia ini karena beberapa alasan salah satu nya karna anak-anak masih kecil ujarsilmy untsa. Namun karna ini kepepet maka istri mas bayu pun mencoba resep turun temurunini. Pertama di coba memang gagal, dan setiap gagal saya tidak pernah membuang kue ini tapisaya bagikan. Singkat cerita kue pia ini sampai ke catering, dan pada saat itu memang cateringitu sedang membutuhkan tambahan makanan manis. Pia ini dipilih untuk tambahan catering ini,ini adalah order pertama saya ujar istri mas bayu. Order pertama yang didapat adalah 700 buah , sangat banyak dan istri mas bayu punsempat kewalahan dalam biaya modal. Setelah dari catering itu mas bayu dan istri mulai giatmempromosikan pia ini di tempat-tempat wisata dan keliling dengan menggunakan sepedamotor. Hingga akhirnya sekarang pia ini sudah di order ke Jabodetabek. Omset yang didapat olehmas bayu ini juga cukup besar sekitar Rp 1.562.500,00 perhari nya dari 500 buah pia yang diorder setiap harinya. Padahal modal awal yang dikeluarkan mas bayu dan istri hanya Rp500.000,00 (di luar peralatan). Mas bayu dan istrinya memperkerjakan 6 orang pekerja, 5 orangdi bagian produksi dan satu dibagian delivery. Bahan baku yang digunakan untuk membuat piaini adalah tepung, mentega , telur, gula , kacang hijau kupas, coklat blok, keju chedar, durian dankacang merah. Masa kadaluarsa dari pia ini berbeda tergantung dari isi pia tersebut untuk masakadaluarsa kacang merah lebih singkat dibandingkan dengan pia varian rasa lainnya. Pia ini punsangat di gemari oleh orang bogor tentunya terbukti dari tuntutan konsumen yang ingin kue piaini dengan varian rasa yang berbeda. Pada awalnya mas bayu hanya menyediakan rasa originalsaja yaitu rasa kacanng hijau. Namun karena tuntutan konsumen yang ingin dengan varian rasa 3. yang berbeda maka mas bayu menciptakan kue pia dengan rasa coklat, keju dan pre order untukrasa kacang tanah dan durian. Kendala yang dialami pada saat penjualan pia banyak konsumen yang menanyakantentang kehalalan dari produk pia tersebut. Mengingat kue pia yang identik dengan bahan bakudaging babi dan kulitnya yang diolesi dengan minyak babi. Ada salah satu konsumen yangkomplain pada produk pia tersebut dan kebetulan konsumen tersebut berasal dari chinese yangmenanyakan tentang kehalalan dari pia tersebut sampai konsumen tersebut mengira bahwa yangmenjual pia ini adalah non muslim, sampai akhirnya dengan usaha dari silmy untsa selaku istridari mas bayu berusaha untuk bisa mendapatkan cap halal dari MUI. Dengan usaha sang istritanpa disangka akhirnya mas bayu didatangi oleh petugas dari perdagangan kota Bogor yangsedang mencari UKM yang membutuhkan sertifikasi halal. Petugas dari perdagangan kotaBogor mengecek semua peralatan yang digunakan untuk membuat dan memproduksi piatersebut. Pada tanggal 16 juli 2011 MUI Jawa Barat yang terletak di Bandung mengeluarkansertifikat halal dengan nomor 01201058650711. Rencana yang akan ditempuh oleh mas bayu dan sang istri silmy untsa adalahmempertahankan pia jadi pia pertama dan terkenal di Jawa Barat dan pia ini bisa masuk dandiangkat menjadi oleh-oleh khas Bogor. Kemasan yang akan di gunakan untuk pia tersebutmenggunakan kardus. 4. LAMPIRAN Adonan kulit pia yang mulai mengembangSelesai cetak dan di ovenYang sudah mulai mengembang dan siap dalam ovenMinimal 1 jam dari oven, baru siap di kemasProduk papaiaPia Original 5. Pia ChocolatePia DurianPia Cheesy MilkPia Red BeanProduk Pia yang sudah di kemasSertifikat Halal