Makalah Terapi Bermain Pada Anak

  • Published on
    21-Jan-2016

  • View
    260

  • Download
    1

DESCRIPTION

keperawatan

Transcript

  • Makalah Terapi Bermain Pada AnakMedia, Teknologi, dan Pembelajaranmakalah penelitian. Media presentasi, seperti esai-esai foto. Audio rekaman dari debat-debat, diskusi panel,atau presentasi lisan. Rekaman video dari siswa pencinta atletik, musik, atau yang memiliki keahlian dalammenari. Proyek multimedia komputer yang disertai percetakan, data, grafik, dan gambar-gambar yang bergerak.Electronic Portofolio Kegunaan dari stasiun kerja komputer dengan video dan audio kartu digital, printer,scanner, dan kamera digital mengijinkan siswa untuk meng ... Anak kecil belajar mencirikan antara ayah danibu. Mereka akhirnya memisahkan anjing dan kucing dan kemudian mengerti akan perbedaan anjiing yangberfariasi. Perbedaan ini berdasar pada pengalaman yang mengarahkan pada perkembangan skemata ataukemampuan untuk mengklasifikasi objek-objek dari karaakteristik-karakteristik yang signifikan bagi mereka.Assimilation: asimilasi adalah proses kognitif yang mana pebelajar mengintegrasi informasi baru danpengalaman-pengalaman kedalam skemata. Acco ... Dalam sejarah, media dan teknologi memiliki pengaruh terhadap pendidikan. Contohnya, komputer dan internettelah mempengaruhi proses pembelajaran sampai saat ini. Aturan-aturan dari pendidik dan pebelajar telahberubah karena dipengaruhi media dan teknologi yang digunakan di dalam kelas.Perubahan ini sangat esensial,karena sebagai penuntun dalam proses pembelajaran, pendidik (guru) berhak menguji media dan teknologidalam konteks belajar dan itu berdampak pada hasil belajar siswa.LEARNINGBelajar adalah prosespengembangan pengetahuan, ketrampilan-ketrampilan, atau pengembangan tingkah laku sebagai interaksiindividu, menyangkut fasilitas-fasilitas fisik, psikologis, metode pembelajaran, media, dan teknologi. Belajaradalah proses yang dilakukan sepanjang waktu oleh individu manapun.Dengan demikian, belajar adalah prosesyang melibatkan proses seleksi, pengaturan, dan penyampaian pesan yang pantas kepada lingkungan danbagaimana cara pebelajar berinteraksi dengan informasi tersebut. Dengan demikian hal ini melihat beberapapandangan-pandangan psikologis dan pandangan-pandangan filusuf. Pembahasan kali ini juga akanmenggambarkan berbagai aturan dari media dalam belajar dan menampilkan metode-metode yang berbeda,seperti presentasi-presentasi, demonstrasi-demonstrasi, dan diskusi-diskusi akan teknologi yang berhubungandengan belajar.1. Psychological Perspective on LearningBagaimana instruktur menampilkan peran dari mediadan teknologi di dalam kelas, ini tergantung akan seberapa jauh mereka memahami akan bagaimanamasyarakat telah belajar mengunakannya. Dibawah ini ada beberapa perspektif yang berkaitan denganpsychological perspectives on learningBehaviorist PerspectivePada pertengahan 1950an, fokus ...Read ArticleProgram Peningkatan Kualifikasi Akademik Guru Dalam Jabatan (Ppkag-Dj)

    Undang-Undang (UU) Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 42 disebutkan bahwapendidik harus memiliki kualifikasi minimum dan sertifikasi sesuai dengan jenjang kewenangan mengajar, sehatjasmani, rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. PeraturanPemerintah (PP) Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, pasal 28 disebutkan bahwapendidik memiliki kualifikasi akademiki dan kompetensi sebagai agen pembelajaran, sehat jasmani dan rohani,serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Pasal 29 ayat 2 disebutkan bahwapendidik pada SDMI atau bentuk lain yang sederajat memiliki a) kualifikasi akademik pendidikan minimumdiploma empat (D-IV) atau Sarjana (S-1) b) latar belakang pendidikan tinggi di bidang pendidikan SDMUI,kependidikan lain dan dan c) sertifikat profesi guru untuk SDMI.Berdasarkan UU No 14 Tahun 2005 tentangGuru dan Dosen dan PP no 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, bahwa persyaratan kualifikasiminimal guru SDMI adalah D-IV atau S-1. Sementara kualifikasi guru SD yang berijasah D-II PGSD baru 40,berijasah D-III 2,7, dan 8,3 beriijasah S-1 dan sisanya berijasah SPG, SGO atau yang sederajat (Sumber DitjenPMPTK, 2004). Data tersebut menunjukkan bahwa jumlah guru SDMI yang belum memenuhi kualifikasipersyaratan yang telah ditetapkan sebesar 91,7.Jika dilihat dari distribusi atau penempatan guru SD ...

    1/2

  • Read Article

    2/2