Anomali Refraksi Amar (1)

  • Published on
    02-May-2017

  • View
    216

  • Download
    3

Transcript

  • Titik pada sistem refraksiPungtum proksimum (titik dekat)Suatu titik terdekat dimana mata dapat melihat jelas dengan akomodasi kuat.

    Pungtum remotum (titik jauh)Titik terjauh yang masih dapat dilihat dengan jelas

    Untuk mata normalTitik dekat = 25 cmTitik jauh = tak terhingga

  • ANOMALI REFRAKSI Kelainan pembiasan sinar pada mata sehingga pembiasan sinar tidak di fokuskan pada retina atau bintik kuning, akan tetapi dapat didepan atau dibelakang bintik kuning atau tidak terletak pada satu sisi yang tajam.

  • ANOMALI REFRAKSI Miopia

    Hipermetropia

    Astigmatisme

    Presbiopia

  • Miopia Kelainan refraksi dimana sinar sejajar yang masuk ke mata dalam keadaan istirahat (tanpa akomodasi) akan dibiaskan membentuk bayangan di depan retina.

    *

  • Klasifikasi miopia

    Menurut derajat beratnya miopia dibagi dalam :

    Miopia ringan, dimana miopia kecil antara 1-3 dioptri

    Miopia sedang, dimana miopia lebih antara 3-6 dioptri

    Miopia berat atau tinggi (miopia grafis), dimana miopia lebih besar dari 6 dioptri.

  • Klasifikasi miopiaMenurut perjalanannya miopia dikenal bentuk Miopia stationer, miopia yang menetap setelah dewasa.

    Miopia progresif, miopia yang bertambah terus pada usia dewasa akibat bertambah panjangnnya bola mata

    Miopia maligna, miopia yang berjalan progresif, yang dapat mengakibatkan ablasi retina dan kebutaan atau sama dengan Miopia pernisiosa = miopia maligna=miopia degeneratif.

  • Penyebab

    Sumbu aksial mata lebih panjang dari normal bola mata yang lebih panjang (miopia aksial)

    Kurvatura kornea atau lensa lebih kuat dari normal kornea terlalu cembung atau lensa mempunyai kecembungan yang lebih kuat (miopia kurvatura)

    *

  • Lanjutan...Indeks bias mata lebih tinggi dari normal

    Miopia karena perubahan posisi lensa (pada pasien post op glaukoma)

  • Gejala Penglihatan kabur apabila melihat suatu objek dengan jarak jauhCenderung memicingkan mata bila melihat jauhKelelahan mataSakit kepala

  • Cara Pemeriksaan

  • Penatalaksanaan Kaca Mata lensa bikonkaf / cekung ( - )

    Lensa Kontak

    Bedah Refraktif (Lasik)

  • Komplikasi Astenopia konvergensi

    Esotropia miopia terlalu tinggi

    Ablasio retina terutama pada miopia tinggi

  • Hipermetropia

    Kelainan refraksi dimana sinar sejajar yang masuk ke mata dalam keadaan istirahat (tanpa akomodasi ) akan dibias membentuk bayangan di belakang retina

  • Penyebab Hipermetropia sumbu atau hipermetropia aksial Bola mata yang pendek lensa tidak bisa memfokuskan tepat di retina.Hipermetropia kurvatur ,dimana kelengkungan kornea atau lensa kurang bayangan di fokuskan di belakang retinaHipermetropia refraktif , dimana terdapat indeks bias yang kurang pada sistem optik mata

  • Pembagian HipermetropiaHipermetropia manifesDapat dikoreksi dengan kaca mata positif maksimal yang memberikan tajam penglihatan normal.

    Hipermetropia absolut, Kelainan refraksi tidak diimbangi dengan akomodasi dan memerlukan kacamata positif untuk melihat jauh.

  • lanjutan,.. Hipermetropia fakultatif , Dimana kelainan hipermetropia dapat diimbangi dengan akomodasi ataupun dengan kacamata positif.Hipemetropia laten, Dimana kelainan hipermetropia tanpa sikloplegia (atau dengan obat yang melemahkan akomodasi) diimbangi seluruhnya dengan akomodasi.Hipermetropia total, Hipermetropia yang ukurannya didapatkan sesudah diberikan sikloplegia.

  • Gejala Melihat dekat akan lebih kabur dibandingkan dengan melihat sedikit lebih dijauhkan.Penglihatan jauh kabur, terutama pada hipermetropia 3 D atau lebih, Sakit kepala terutama daerah frontal Mata lelah dan sakit karena terus menerus harus berakomodasi Mata akan berkonvergensi esotropia

  • Cara Pemeriksaan

  • Penatalaksanaan Kacamata bikonveks (+)Lensa kontakPada pasien dimana akomodasi masih sangat kuat atau pada anak anak , maka sebaiknya diberikan sikloplegik untuk melumpuhkan otot akomodasi sehingga pasien mendapatkan koreksi kacamata dengan mata yang istirahat

  • Komplikasi Glaukoma sekunder hipertropi badan siliar akan mempersempit sudut bilik mata Esotropia akomodasi terus menerus.Ambliopia mata tanpa akomodasi tidak pernah melihat dengan jelas

  • Astigmatisme

    Suatu kelainan refraksi dimana sinar sejajar dengan garis pandang oleh mata tanpa akomodasi dibiaskan tidak pada satu titik tetapi lebih dari satu titik.

  • Pembagian astigmatismeAstigmatisme RegulerAstigmatisme With the Rule ( astigmatisma direct )Astigmatisme Against the Rule ( astigmatisma inversi )Astigmatisma Obliq

    Astigmatisme Irreguler

  • Penyebab1. Adanya kelainan kornea dimana permukaan luar kornea tidak teratur2. Adanya kelainan pada lensa dimana terjadi kekeruhan pada lensa3. Akibat jaringan parut pada kornea atau setelah pembedahan mata.

  • Gejala Klinis1. Penglihatan kabur atau terjadi distorsi2. Pengelihatan mendua atau berbayang-bayang3. Nyeri kepala4. Nyeri pada mata5. Perasaan lelah pada mata

  • Visus penderita astigmat

  • Cara PemeriksaanPemeriksaan Fogging Technique

    Cross Cylinder Technique

  • Penatalaksanaan Kaca Mata silindris Lensa KontakLASIKAstigmatisme Keratotomy

  • Presbiopia

    Suatu kelainan refraksi dimana hilangnya daya akomodasi terjadi bersamaan dengan proses penuaan. Biasanya pada usia diatas 40 tahun seseorang membutuhkan kaca mata baca,keadaan ini akibat telah terjadinya presbiopia

  • Penyebab

    Kelemahan otot akomodasiBerkurangnya elastisitas lensa mata

  • Gejala Klinis

    Penglihatan kabur pada jarak dekat maupun jarak jauh.Kesulitan pada waktu membaca dekat huruf dengan cetakan kecilMata lelah , berair dan sering merasa pedas setelah membacaPenglihatan kabur bertambah seiring dengan usia

  • Cara Pemeriksaan

  • Penatalaksanaan

    Pemberian kacamata bifokal, yang berkekuatan :+ 1,0 D untuk usia 40 tahun+ 1,5 D untuk usia 45 tahun+ 2,0 D untuk usia 50 tahun+ 2,5 D untuk usia 55 tahun+ 3,0 D untuk usia 60 tahun+ 3.0 D dan seterusnya

  • *

    *